Friday, April 8, 2016

DEFINISI DATABASE BAB I

BAB 1
APA ITU BASIS DATA
  • Basis Data (Database) dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip yang didalamnya terdapat barang-barang yang tertata dengan baik dan rapi.
  • Mengapa kita perlu menata barang-barang yang disimpan pada lemari?
Jawabannya sederhana: kita berharap agar pada suatu saat nanti, sewaktu kita bermaksud untuk mencari dan mengambil kembali barang-barang (arsip/buku/baju) dan lemari, kita dapat melakukannya dengan mudah dan cepat.
Definisi
  • Basis Data terdiri atas 2 kata, yaitu Basis dan Data.
+Basis kurang-lebih dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang/berkumpul.
+Data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan
sebagainya, yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.
  • Basis Data dan lemari arsip sesungguhnya memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama.
+Prinsip utamanya adalah pengaturan data/arsip.
+Tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data/arsip.
+Perbedaannya hanya terletak pada media penyimpanan yang digunakan. Perbedaan media ini yang selanjutnya melahirkan perbedaan-perbedaan lain yang menyangkut jumlah dan jenis
metoda/cara yang dapat digunakan dalam upaya penyimpanan.


  • Basis Data dapat didefinisikan dalam sejumlah sudut pandang, antara lain:
+Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa sehingga suatu saat dapat dimanfaatkan dengan mudah dan cepat.
+Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi kebutuhan.
+Kumpulan file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain (yang disimpan dalam suatu media elektronis) sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu
perusahaan, instansi dalam batasan tertentu.
Catatan:Tidak semua data yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis merupakan basis data.
Dalam Basis Data yang ditonjolkan adalah pengaturan /pemilahan/pengelompokan/pengorganisasian data yang kita simpan sesuai fungsi/jenisnya.

Operasi Dasar Basis Data
+Di dalam sebuah disk, kita dapat pula menempatkan beberapa (lebih dari satu) basis data.
+Sementara dalam sebuah basis data, kita dapat menempatkan satu atau lebih file/tabel.
+Pada file/tabel inilah sesungguhnya data disimpan/ditempatkan. Setiap basis data umumnya dibuat untuk mewakili sebuah semesta data yang spesifik. Misalnya, ada basis data
kepegawaian, basis data akademik, basis data inventori (pergudangan), dan sebagainya. Sementara dalam basis data akademik, misalnya, kita dapat menempatkan file mahasiswa, file
mata_kuliah, file dosen, file jadual, file kehadiran, file nilai, dan seterusnya.

Karena itu, operasi-operasi dasar yang dapat kita lakukan berkenaan dengan basis data dapat meliputi: 
+Pembuatan basis data baru (create database),
+Penghapusan basis data (drop database),
+Pembuatan file/tabel baru ke suatu basis data (create table),
+Penghapusan file/tabel dari suatu basis data (drop table),
+Penambahan/pengisian data baru ke sebuah file/tabel di sebuah basis data (insert),
+Pengambilan data dari sebuah file/tabel (retrieve/search),
+Pengubahan data dari sebuah file/tabel (update),
+Penghapusan data dari sebuah file/tabel (delete),

Tujuan Basis Data 
Tujuan Utama : memperoleh/ menemukan kembali data (yang kita cari) dengan mudah dan cepat.
Secara lebih lengkap, pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti berikut ini:
+Kecepatan dan Kemudahan (Speed)
+Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)
+ Keakuratan (Accuracy)
+Ketersediaan (Availability)
+Kelengkapan (Completeness)
+Keamanan (Security)
+Kebersamaan Pemakaian (Sharability)
Penerapan Basis Data
Secara lebih teknis/nyata, bidang-bidang fungsional yang telah umum memanfaatkan basis data demi efisiensi, akurasi dan kecepatan operasi antara lain adalah:
+Kepegawaian,
+Pergudangan (inventory),
+Akuntansi,
+Reservasi,
+Layanan Pelanggan (customer care),
+dan lain-lain.
Sedang bentuk-bentuk organisasi/perusahaan yang memanfaatkan
basis data (sebagai komponen sistem informasi dalam
organisasi/perusahaan) dapat berupa:
+Perbankan,
+Asuransi,
+Rumah Sakit,
+Produsen Barang,
+Industri Manufaktur,
+Pendidikan/Sekolah,
+Telekomunikasi
+ dan lain-lain.

SISTEM BASIS DATA
 
+Sistem adalah sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi/tugas khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses/pekerjaan tertentu.

Basis data hanyalah sebuah objek yang pasif/mati. Maksudnya:
+la ada karena ada pembuatnya.
+la tidak akan pernah berguna jika tidak ada pengelola / penggeraknya.
+Yang menjadi pengelola/penggerak-nya secara langsung adalah program/aplikasi (software).
+Gabungan keduanya (basis data dan pengelolanya) menghasilkan sebuah sistem.

Karena itu, secara umum :
+Sistem Basis Data adalah sistem yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan (dalam sebuah basis data di sebuah sistem komputer) dan sekumpulan program (DBMS/DataBase Management System) yang memungkinkan beberapa pemakai dan/atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file (tabel-tabel) tersebut.
Lebih jauh lagi, dalam sebuah sistem basis data, secara lengkap akan terdapat komponen-komponen utama sebagai berikut:
1. PerangkatKeras (Hardware).
2. Sistem Operasi (Operating System).
3. Basis Data (Database).
4. Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Basis Data (DBMS).
5. Pemakai (User).
6. Aplikasi (perangkat lunak) lain (bersifat opsional).
Gambar Sistem Basis Data

No comments:

Post a Comment